Kamis, 07 Juni 2012

Nasehat untuk kita

Kalau kita lihat perkembangan zaman sekarang ini baik itu di Indonesia maupun di Negara-negara lain semakin lama semakin modern, semakin aneh tingkah laku manusia yang kadang sulit dijangkau oleh akar pikiran.

Kemajuan perkembangan teknologi maupun sains patut kita banggakan dan kita acungkan jempol. Pada saat yang sama kerusakan akhlak dan kemaksiatan merajalela di seantero dunia, Semakin modern tidak semakin baik kualitas akhlak generasi muda kita akan tetapi malah semakin rusak moral para generasi muda kita.

Halal haram diterjang saja tanpa perasaan bersalah seolah-olah sudah biasa dan tidak tercela. Zina dan judi seolah-olah menjadi pemandangan yang biasa. Rusaknya moral yang tengah merasuki generasi pemuda kita tidak hanya diperkotaan saja akan tetapi semakin menyebar ke pelosok-pelosok desa. Pemuda-pemuda desa siapa yang tak kenal dengan bir bintang atau sejenisnya?semua sudah tahu.

Kerusakan moral generasi muda kita harus kita sesalkan dan perbaiki demi kemajuan Islam dan Negeri Indonesia ini. Karena pemuda saat ini adalah pemimpin yang akan datang. Untuk para orang tua,hendaklah beri kesadaran untuk apa dia diciptakan di di dunia ini?di dunia ini bukan untuk foya-foya demi memuaskan nafsunya tapi di dunia ini Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya.

Para ahli hikmah berkata “Pemuda hari ini adalah penguasa dimasa yang akan datang” Jadilah kita semua pemuda yang berakhlakul karimah,pemuda yang suka berlomba-lomba dalam kebaikan dan pemuda yang berguna bagi Agama,Nusa dan Bangsa. Jadilah seperti pemuda Ashabul Kahfi pemuda yang potensial dalam agama yang kisahnya di abadikan Allah dalam Al-Qur’an.

Silahkan anda lihat di QS.AL-kahfi. Demi mempertahankan Islam dari kaum kafir mereka rela melarikan diri dalam sebuah gua. Gua itu sampai sekarang masih ada. Mereka dilindungi oleh Allah dari kejaran Raja yang bengis dan kafir yang ingin membunuhnya. Saya sangat prihatin melihat kenakalan anak-anak muda sekarang.

Kemarin belum lama sehabis Ujian Nasional banyak siswa-siswi yang coret-coret baju,konvoi di tengah jalan sehingga mengganggu ketertiban jalan. Padahal belum tentu mereka lulus telah foya-foya terlebih dahulu Pengumuman hasil Ujian Nasional belum diumumkan mereka telah berfoya-foya. Alangkah baiknya setelah ujian syukuran di rumah masing-masing mengundang anak-anak yatim piatu,tetangga maupun keluarga agar di berikan Lulus dengan nilai yang terbaik.

Imam Al-Ghazali mengatakan “Orang yang waspada selalu hati-hati dengan kemewahan dunia”. Dari perkataan Imam Al-Ghazali di atas bisa kita pahami bahwa kita jangan tertipu dengan dunia. Boleh kita mencari dunia tetapi jangan mencintai dunia. Kebanyakan generasi muda kita banyak yang terlena dengan kemewahan dunia terutama remaja-remaja putri. Mereka takut di cap sebagai anak kuperlah atau anak yang ketinggalan zaman.

Mereka banyak menghabiskan uang untuk shoping di mall atau kumpul-kumpul bareng dengan teman-temannya. Teman sangat berpengaruh sekali terhadap perkembangan remaja tersebut. Pilihlah teman yang baik,setia dalam duka maupun suka, dan yang terpenting yang sanggup menunjukimu ke jalan yang benar.

Islam memberikan perumpamaan untuk kita yaitu: barang siapa yang bergaul dengan penjual minyak wangi,tidak menutup kemungkinan kita akan ikut jadi wangi. Tapi sebaliknya bila kita bergaul dengan tukang pandai besi maka tidak menutup kemungkinan baju kita akan menjadi kotor karenanya.

Berikut akan saya berikan tips agar kita menjadi generasi yang berkualitas (Insan Kamil).
Antara lain: 
  • Taatilah perintah-perintah Allah dengan ikhlas dan jauhilah larangan-larangan Allah dengan sepenuh hati. 
  • Datangilah majelis-majelis ilmu agar hatimu terang penuh cahaya ilmu. Pelajarilah Islam secara menyeluruh (Kaffah)
  • Mintalah do’a restu orang tua terutama ibu yang melahirkan karena do’a mereka mustajab yang sanggup mengantarkan kita kepada kesuksesan.
  • Hormati dan hargai gurumu yang telah memberikan ilmunya kepada kita. Semoga tips-tips diatas mampu mengantarkan kita ke jenjang kesuksesan di dunia maupun di akhirat
  • Pahami dan amalkan! Semoga bermanfaat…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar