Senin, 13 Agustus 2012

Keistimewaan bulan suci Ramadhan

Alhamdulillah segala puji hanya bagi Allah SWT dan Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi agung Muhammad SAW.

Allah SWT berfirman yang artinya: ”Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.(QS.Al-Baqarah:183)          
Dalam kitab tafsir Jalalain dijelaskan bahwa maksud dari (agar kamu Bertaqwa) yaitu menjaga diri dari maksiat, karena puasa itu dapat membendung  syahwat yang menjadi pangkal dari maksiat itu. Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa puasa itu tidak hanya menahan diri dari makan/minum saja akan tetapi juga dapat menjaga diri kita dari godaan nafsu syahwat.

Allah mewajibkan berpuasa pada bulan suci Ramadhan hanya untuk orang-orang yang beriman saja (orang-orang yang mengimani Allah sebagai tuhannya). Orang-orang yang tidak beriman, orang-orang  non muslim dan orang-orang kafir tidak diwajibkan untuk berpuasa. Orang-orang beriman yang mau berpuasa pada bulan suci Ramadhan adalah orang-orang yang mendapat jamuan Allah berupa keistimewaan-keistimewaan yang diberikan Allah.

Segala amal ibadah dilipat gandakan oleh Allah SWT. Ibadah sunnah menjadi wajib pada bulan Ramadhan. Di dalam bulan suci Ramadhan ini amalan-amalan sunnah seperti sholat tahajjud, sholat dhuha, sholat rawatib maupun membaca Al-Qur’an semuanya dilipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT dan semua dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah swt.

‘’Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dimaafkan baginya dosa-dosa yang telah lewat”. (Al-Jami’usshoghir, Juz II. Hal:174) inilah salah satu keistiwemaan bulan suci Ramadhan. Apabila kita mempunyai dosa segunung banyaknya atau sebesar hamparan pasir di pantai asalkan kita mau bertaubat insya Allah dosa-dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT.

Tidurnya orang berpuasa saja dihitung ibadah apalagi melaksanakan ibadah-ibadah lainnya seperti membaca Al-Qur’an atau menuntut ilmu. Di dalam bulan suci Ramadhan ini saya menghimbau kepada kaum muslimin dan muslimat hendaklah puasa ini jangan jadikan alasan untuk malas bekerja ataupun menuntut ilmu. Karena semuanya itu dinilai Allah sebagai ibadah.

Mudah-mudahan  kita semuanya mendapatkan keistiwemaan-keistiwaan bulan suci Ramadhan tahun ini dan mudah-mudahan kita semua bisa menjadi orang-orang yang bertaqwa. Amiin….
.

Kamis, 07 Juni 2012

Nasehat untuk kita

Kalau kita lihat perkembangan zaman sekarang ini baik itu di Indonesia maupun di Negara-negara lain semakin lama semakin modern, semakin aneh tingkah laku manusia yang kadang sulit dijangkau oleh akar pikiran.

Kemajuan perkembangan teknologi maupun sains patut kita banggakan dan kita acungkan jempol. Pada saat yang sama kerusakan akhlak dan kemaksiatan merajalela di seantero dunia, Semakin modern tidak semakin baik kualitas akhlak generasi muda kita akan tetapi malah semakin rusak moral para generasi muda kita.

Halal haram diterjang saja tanpa perasaan bersalah seolah-olah sudah biasa dan tidak tercela. Zina dan judi seolah-olah menjadi pemandangan yang biasa. Rusaknya moral yang tengah merasuki generasi pemuda kita tidak hanya diperkotaan saja akan tetapi semakin menyebar ke pelosok-pelosok desa. Pemuda-pemuda desa siapa yang tak kenal dengan bir bintang atau sejenisnya?semua sudah tahu.

Sabtu, 02 Juni 2012

KUNCI PEMBUKA PINTU SURGA

Manusia pasti menginginkan masuk Surga dan dijauhkan dari siksaan Neraka Allah yang sangat panas. Untuk mencapai ridho Allah swt.dan masuk ke dalam surga Allah yang abadi dan penuh kenikmatan tidak semudahnya setiap umat manusia bisa masuk kedalamnya. Di surga Allah terdapat pintu masuk yang menghubungkan surga. Tidak semua orang bisa masuk kedalamnya,harus tahu dan punya kuncinya untuk bisa memasuki dan tinggal di dalam surga Allah yang kekal. Dalam pembahasan kali ini akan saya bahas tentang bagaimana kunci surga itu. Pahami dan amalkan agar kita semua bisa memperoleh kunci tersebut.

Rasulullah SAW. Bersabda yang artinya:”Barang siapa yang penghujung ucapannya ‘Laa ilaaha illalloh’,maka ia masuk surga.”(HR.Ahmad, Abu Daud, dan Al-Hakim). Dari hadits ini dapat kita pahami bahwa orang yang sebelum meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya mengucapkan kalimat tauhid “LAA ILAAHA ILALLOH” maka ia dijamin oleh Allah untuk masuk surga-Nya. Apabila orang tersebut selama hidupnya terbiasa melafadzkan kalimat tersebut insya Allah di akhir hidupnya ia akan mudah mengucapkan kalimat tauhid tersebut,tapi sebaliknya bagi orang yang selama hidupnya tidak terbiasa mengucapkan kalimat tauhid tersebut di khawatirkan tidak sulit mengucapkan kalimat tauhid tersebut. Maka selama kita masih sehat,masih muda,manfaatkan masa muda kita dengan amal-amal sholih agar bisa menjadi bekal di yaumil akhir nanti.

Jumat, 01 Juni 2012

KALIMAT TAUHID

KALIMAT TAUHID
            Ibnu Taimiyah mengatakan tentang ta’rif tauhid (makna tauhid). Beliau mendefinisikan tauhid yaitu: “Tauhid ialah penetapan mempertuhankan kepada Allah dengan bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah,tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah,tidak memberikan loyalitas kecuali hanya kepada Allah,tidak akan kembali kecuali kepada Allah,dan tidak beramal kecuali karena Allah. Demikian pula menetapkan nama-nama dan sifat-sifat kesempurnaan kepada kepada-Nya.”
            Dari definisi diatas dapat kita pahami bahwa tauhid adalah mengesakan Allah swt.dan tidak menyembah selain Allah swt. Hanya Allah satu-satunya Dzat yang wajib disembah dan dimintai pertolongan. Tidak ada yang membuat kita senang kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita menangis kecuali Allah,tidak ada yang membuat bahagia kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita punya uang kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita kaya kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita miskin kecuali Allah dan tidak ada yang mematikan kecuali Allah. Kalimat Tauhid ini harus ditanamkan dalam hati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar kita selalu ingat kepada yang menciptakan kita yaitu Allah SWT.