KALIMAT TAUHID
Ibnu Taimiyah mengatakan tentang ta’rif tauhid (makna tauhid). Beliau mendefinisikan tauhid yaitu: “Tauhid ialah penetapan mempertuhankan kepada Allah dengan bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah,tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah,tidak memberikan loyalitas kecuali hanya kepada Allah,tidak akan kembali kecuali kepada Allah,dan tidak beramal kecuali karena Allah. Demikian pula menetapkan nama-nama dan sifat-sifat kesempurnaan kepada kepada-Nya.”
Dari definisi diatas dapat kita pahami bahwa tauhid adalah mengesakan Allah swt.dan tidak menyembah selain Allah swt. Hanya Allah satu-satunya Dzat yang wajib disembah dan dimintai pertolongan. Tidak ada yang membuat kita senang kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita menangis kecuali Allah,tidak ada yang membuat bahagia kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita punya uang kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita kaya kecuali Allah,tidak ada yang membuat kita miskin kecuali Allah dan tidak ada yang mematikan kecuali Allah. Kalimat Tauhid ini harus ditanamkan dalam hati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar kita selalu ingat kepada yang menciptakan kita yaitu Allah SWT.
Tauhid dapat dibedakan menjadi 4 macam tingkatan,yaitu:
1. Tauhid Uluhiyah yaitu meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Allah berfirman dalam yang artinya:”Tuhan kamu Dan adalah Tuhan Yang Maha Esa,tidak ada Tuhan selain Dia,Yang maha Pengasih,Maha Penyayang.”(Qs.Al-Baqarah:163)
2. Tauhid Rububiyah yaitu meyakini bahwa tidak ada yang menciptakan dan mengurus makhluk selain Allah swt. Allah berfirman yang artinya:”Itulah Allah,Tuhan kamu,Tidak ada Tuhan selain Dia,Pencipta segala sesuatu,Maka sembahlah Dia,Dialah pemelihara sesuatu.”(Qs.Al-An’am:102)
3. Tauhid Ubudiyah yaitu meyakini bahwa tidak ada yang berhak disembah dan dimintai pertolongan selain Allah swt. Allah swt.berfirman yang artinya:”Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”(Qs.Al-Isra:23)
4. Tauhid asma was shifat yaitu meyakini bahwa hanya Allah yang memiliki segala nama dan sifat kesempurnaan,dan terlepas dari segala sifat kekurangan.
Selamat mengamalkan…..
Sumber: buku 100 kisi-kisi materi bekal dakwah oleh Dudung Abd.Rahman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar